Kunjungi Lapas Perempuan Padang, Kakanwil Ditjenpas Sumbar Tekankan Disiplin, Loyalitas, dan Pelayanan Prima - NUSANTARA POS

Jumat, 03 Juli 2026

Kunjungi Lapas Perempuan Padang, Kakanwil Ditjenpas Sumbar Tekankan Disiplin, Loyalitas, dan Pelayanan Prima

 

PADANG | Jumat, 3 Juli 2026 — Komitmen memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan terus dilakukan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Barat. Melalui kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Padang, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Barat memberikan penguatan tugas dan fungsi kepada seluruh jajaran sebagai langkah strategis dalam membangun budaya kerja yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Perempuan Kelas IIB Padang tersebut disambut langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Padang, Susi Andriani Pohan, bersama pejabat struktural dan seluruh pegawai. Suasana berlangsung penuh semangat dan kekeluargaan, namun tetap sarat dengan nilai-nilai kedisiplinan serta tanggung jawab sebagai aparatur pemasyarakatan.

Dalam arahannya, Kakanwil menegaskan bahwa integritas merupakan pondasi utama yang harus dimiliki setiap petugas pemasyarakatan. Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap institusi hanya dapat dibangun melalui sikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta konsisten menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku.

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan penyelenggaraan pemasyarakatan terus berkembang sehingga seluruh petugas dituntut memiliki kompetensi, loyalitas, kemampuan beradaptasi, serta semangat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat maupun warga binaan. Profesionalisme, katanya, harus menjadi budaya kerja yang melekat dalam setiap pelaksanaan tugas.

Selain penguatan integritas, Kakanwil menekankan pentingnya membangun sinergi dan komunikasi yang efektif di seluruh lini organisasi. Kekompakan antarpegawai dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan fungsi pembinaan, pengamanan, pelayanan administrasi, hingga pembimbingan warga binaan agar berjalan optimal.

Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Padang, Susi Andriani Pohan, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pembinaan yang diberikan oleh Kakanwil Ditjenpas Sumatera Barat. Menurutnya, arahan tersebut menjadi motivasi sekaligus pengingat bagi seluruh jajaran agar terus meningkatkan kualitas kinerja serta menjaga marwah institusi pemasyarakatan.

Ia menegaskan bahwa Lapas Perempuan Kelas IIB Padang akan terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus mengoptimalkan program pembinaan bagi warga binaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Momentum kunjungan kerja tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi seluruh pegawai. Berbagai arahan, masukan, serta evaluasi yang diberikan diharapkan menjadi pijakan untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pemasyarakatan.

Tidak hanya menyampaikan materi penguatan, Kakanwil juga membuka ruang dialog bersama para pegawai. Melalui sesi diskusi interaktif, para petugas diberikan kesempatan menyampaikan berbagai masukan, kendala, maupun pengalaman di lapangan sehingga tercipta komunikasi dua arah yang konstruktif dalam mencari solusi terhadap berbagai tantangan tugas.

Kehangatan tampak mewarnai jalannya kegiatan ketika Kakanwil berinteraksi langsung dan bersalaman dengan seluruh pegawai sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjalankan tugas negara. Momen tersebut semakin mempererat hubungan antara pimpinan dan jajaran pelaksana di lingkungan Lapas Perempuan Kelas IIB Padang.

Melalui penguatan ini, Kanwil Ditjenpas Sumatera Barat berharap seluruh jajaran Lapas Perempuan Kelas IIB Padang semakin mampu menanamkan budaya kerja yang berintegritas, adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan prima. Dengan sumber daya manusia yang berkualitas, diharapkan lembaga pemasyarakatan mampu menghadirkan pelayanan yang semakin terpercaya, bebas dari penyimpangan, serta mendukung terwujudnya sistem pemasyarakatan yang modern dan humanis.

Andri Hidayat

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda